READ ONLY MEMORY (ROM)

Isi ROM hanya dapat dibaca saja, tidak dapat diubah/ ditulisi.
Pengisian ROM dilakukan oleh pabrik pembuatnya. Di dalam ROM,
hardware dan software dijadikan satu oleh pabrik pembuatnya.
ROM berisi sistem operasi/ Operating Systems/ OS yang memuat
program penting yang diperlukan oleh sistem komputer, misal
program untuk mengatur tampilan karakter di monitor,
penggunaan tombol keyboard untuk keperluan kontrol tertentu,
dan bootstrap program. Isi ROM adalah sekumpulan instruksi
yang disebut sebagai microinstruction atau firmware.
Bootstrap program diperlukan pada saat pertama kali komputer
dinyalakan (booting). Pengambilan bootstrap program dapat
dilakukan dalam dua cara, yaitu cold booting dan warm booting.
Cold booting merupakan proses mengambil program pada saat
komputer pertama kali dinyalakan, yaitu dari keadaan komputer
mati (tidak ada arus listrik/ off) menjadi dalam kondisi
komputer hidup ( ada arus listrik yang masuk/ on). Sedangkan
warm booting merupakan proses mengambil ulang bootstrap
program pada saat komputer masih hidup (=restart). Warm
booting dilakukan dengan cara menekan tiga tombol keyboard
sekalligus, yaitu Ctrl+Alt+del. Proses ini biasanya dilakukan
jika sistem komputer mengalami macet/ hang.
ROM dirancang oleh pabrik/ pembuatnya sedemikian rupa sehingga
hanya bisa dibaca dan tidak dapat diubah isinya. Jika isi ROM
hilang atau mengalami kerusakan, maka komputer tidak akan
berfungsi. ROM bersifat non-volatile sehingga isinya tidak
akan hilang sekalipun listrik dimatikan.
Perubahan isi ROM hanya dimungkinkan dengan cara memprogram
kembali instruksi yang ada di dalamnya. ROM jenis ini
berbentuk chip yang ditempatkan pada socket IC dengan jendela
diatasnya. ROM yang dapat diprogram kembali disebut PROM
(Programmable Read Only Memory), EPROM (Erasable Programable
Read Only Memory), dan EEPROM (Electrically Erasable
Programmable Read Only Memory). Prom hanya dapat diprogram
ulang sekali saja. EPROM hanya dapat dihapus dengan
menggunakan sinar ultraviolet. EPROM dapat diprogram kembali
berulang kali. Sedangkan EEPROM dapat dihapus secara
elektronik dan kemudian dapat diprogram kembali berulang kali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: