Cerita Kelapa Tua (Ikhlas)

Buah kelapa merupakan ayat kauniah Allah SWT (yg ada di sekitar kita), disini Allah mengajari manusia tentang keikhlasan, dan apa yang dia dapat (manfaat) dari keikhlasan itu.

Kelapa tua, biasanya diperlukan seadanya, walaupun dia sangat bermanfaat, bahkan untuk mengembang-biakkan generasi kelapa. Kita tahu, untuk memanen kelapa tua biasanya petani melakukannya dengan seadanya, dikait pake sabit, jatuh, baru buah kelapa itu dipungut dari tanah. Atau, malah kadang-kadang dia jatuh sendiri dari pohonnya, karena terlalu tua, dan petani tinggal memungutnya.

Berbeda dengan kelapa muda, untuk memanen saja, petani perlu memperhitungkan umur dari kelapa muda tersebut (tidak terlalu tua, tidak terlalu muda). Untuk mengambil dari pohon, petani sangat berhati-hati sekali, agar fisik buah tidak rusak/ cacat. Untuk menjualnya, harus ketempat khusus, daya tahannya tidak terlalu lama. Dan manfaatnya tidak terlalu banyak ( biasanya hanya digunakan untuk minuman, dan yang bermanfaat biasanya air kelapa muda dan daging buahnya saja).

Coba bandingkan dua kelapa tersebut….kelapa tua dengan perlakuan seadanya, dia lebih bermanfaat dari yang muda, kelapa tua dapat bertahan cukup lama, bisa digunakan untuk me-regenerasi kelapa, bisa digunakan untuk bermacam-macam makanan (yg tahan lama), untuk menjualnya relatif sangat mudah.

Coba kita lihat…dipinggir-pinggir jalan, banyak sekali warung atau rumah makan yang menjual…ES  KELAPA  MUDA, ES DEGAN. Tapi mungkin kita belum pernah menjumpai, …GUDEG JOGJA MENGGUNAKAN SANTAN KELAPA TUA, LODEH MENGGUNAKAN SANTAN KELAPA TUA (bahkan nama kelapa saja tidak disebut).

Disini dapa diambil pelajaran, bahwa keihlasan aka membawa manfaat lebih banyak, daripada pamrih, dan Allah SWT akan memberikan nilai lebih sebagai buah dari keihlasan. Sering kita beranggapan bahwa kita tahu apa yang akan terjadi satu jam atau satu menit dari waktu sekarang. Padahal tidak ada satu manusiapun (tanpa izin Allah SWT), mengetahui apa yang akan terjadi di masa mendatang. Dan kita sering mendahului kehendak Allah. Kita berusaha…Allah lah yang akan memberi keberhasilan.

Mudah –mudahan cerita di atas dapat memberi manfaat kepada kita, dan memberi pemahama tentang hakikat keihlasan..dan mudah-mudahan kita termasuk hambaNYA yang sholeh…AMIN.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: