Arsitektur dan fungsionalitas Dasar Router

Mengapa Menggunakan Router ?

Router merupakan device Network layer yang menggunakan satu atau lebih sistem
metrik untuk menentukan path-path optimal guna mem-forward traffic suatu network.
Router akan menghantarkan paket-paket dari satu network ke network lainnya
berbasiskan network layer information. Terkadang, orang-orang memanggil router
dengan gateway (meski definisi ini semakin hari semakin tidak digunakan), dan
rasanya memang kurang relevan. Jika ditarik benang merahnya, gateway lebih mengacu
pada suatu fungsi device yang memiliki tujuan khusus untuk membentuk konversi
informasi application layer dari satu stack protokol ke yang lainnya.

Sekarang, apa sebetulnya yang melatar-belakangi orang-orang (network administrator)
untuk menggunakan device router ? padahal kita tahu bahwa mesin-mesin komputer
dengan konfigurasi-konfigurasinya melalui Sistem Operasi (OS) ‘standar’ dapat juga
memerankan fungsionalitas-fungsionalitas device router. Apa sesungguhnya motivasi
mereka ?

Berikut beberapa alasan mengapa para administrator lebih memilih menggunakan device
router untuk me-manage network mereka:

1. Masalah performansi dan stabilitas.

Menggunakan device router akan diperoleh performansi dan stabilitas yang relatif
lebih tinggi dibanding menggunakan komputer-komputer yang sengaja dirancang
menerapkan fungsionalitas routing ke dalamnya.

2. Memiliki banyak alternatif koneksi

Oleh karena router-router men-support banyak slot card interface, ini memungkinkan
para pengguna untuk membangun banyak koneksi.

3. Security.

Cisco Router menawarkan security yang lebih bagi sebuah network. Secara umum,
penggabungan fungsi routing dan fungsi-fungsi retriksi akses dapat membatasi peluang
tekanan dan penyerangan terhadap layanan-layanan kritis. Router-router mendukung
filtering secara penuh, dan filtering merupakan fungsi esensial dari sebuah firewall.

4. Kemudahan operasi.

Router-router, terutama Cisco Router, berjalan di atas sebuah sistem operasi:
Internetwork Operating System atau IOS. Oleh karena fungsinya yang spesifik, sistem
operasi IOS ini memiliki ukuran lebih sederhana dibanding sistem-sistem operasi yang
terspesialisasi untuk personal computer pada umumnya. IOS sangat mudah dimengerti,
mudah dioperasikan, dan yamg pasti kaya dengan fitur-fitur vital untuk kebutuhan
networking modern.

5. Praktis dan fleksibel.

Seperti yang dapat kita lihat pada Gambar 1.1 berikut ini device router merupakan
perangkat yang memiliki bentuk dan ukuran yang simpel. Sangat praktis dan fleksibel,
baik untuk disusun maupun dipindahkan. Pada sebuah rak, kita bahkan dapat menumpuknya
dua atau belasan unit asal tidak menimbulkan kerusakan pada fisik router itu sendiri,
atau efek-efek lain akibat panas yang ditimbulkan.

6. Ongkos yang relatif lebih rendah.

Meski harga router per unit lumayan tinggi untuk sebuah organisasi kecil, tetapi
secara operasional ia merupakan solusi yang efektif dan memakan ongkos rendah
dibanding kita menggunakan teknologi konvensional.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: